KOMUNITAS ONLINE SHOP YOGYAKARTA
27 Jun 2010 10 Comments
in Science of Communications Tags: komunitas, online shop, yogyakarta
Profil Komunitas
Komunitas Online Shop Yogyakarta berdiri pada bulan Desember 2009. Komunitas ini dibentuk atas dasar keinginan untuk menyatukan para seller yang menggeluti usaha online shop di wilayah Yogyakarta. Saat ini komunitas ini memiliki 25 anggota aktif yang setiap 2 minggu memiliki agenda rutin yaitu community gathering sekaligus arisan komunitas. Anggota komunitas ini kesemuanya adalah mahasiswa yang sedang menjalankan studi di Kota Pelajar ini. Dalam setiap pertemuan, komunitas ini banyak bertukar informasi mengenai produk terbaru masing-masing anggota dan kesempatan menjadi reseller. Selain itu mereka biasanya membicarakan berita-berita terbaru mengenai info kecantikan, fashion, hingga gosip terbaru selebritis dan curahan hati mengenai hubungan cinta.
Komunitas Online Shop sendiri berpusat di Jakarta. Komunitas ini memiliki banyak cabang komunitas yang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Misi utama komunitas ini adalah membentuk kepercayaan masyarakat bahwa berbelanja secara online tidak selalu identik dengan penipuan. Layaknya Pertamina dengan logo Pasti Pas!-nya, komunitas ini juga memiliki sebuah logo yang akan diberikan pada online seller yang memberikan pelayanan terbaik pada para customer, sebagai contoh mengirimkan barang pesanan pelanggan tepat waktu seperti yang dijanjikan serta kualitas barang yang sesuai dengan yang ditawarkan dalam katalog pembelian. Logo ini bertuliskan “trusted shop family”. Logo ini pun tidak diberikan begitu saja oleh admin pusat di Jakarta. Para online seller awalnya harus mengirimkan identitas diri dan identitas online shop masing-masing, serta fotokopi kartu identitas. Setelah itu, admin pusat mengadakan pengawasan selama 1 hingga 2 bulan untuk memantau kualitas pelayanan sebuah online shop. Jika dianggap memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan, logo ini akan diberikan admin pusat untuk disertakan dalam logo brand dari sebuah online shop untuk lebih membuat para pelanggan dan calon pelanggan mempercayai kualitas pelayanan sebuah online shop.
Komunitas dan Kohesivitas
Komunitas Online Shop cabang Yogyakarta ini beranggotakan para online seller yang berjumlah 25 orang. Yang menarik dari komunitas ini adalah, mayoritas anggota komunitas ini adalah perempuan, dengan komposisi 24 perempuan dan 1 laki-laki. Akan tetapi, acara community gathering yang rutin dilaksanakan komunitas ini lebih sering diikuti kaum perempuan. Dalam komunitas ini, anggota komunitas yang berjenis kelamin laki-laki ini lebih sering membantu persoalan teknis komunitas. Komunitas yang anggota-anggotanya menjual berbagai macam barang seperti pakaian, aksesoris, hingga kamera Lomo ini, memiliki struktur komunitas sederhana yang terbagi atas Ketua (Ema), Wakil Ketua (Heni), Bendahara (Corry), dan Humas (Ukay dan Arum).
Community gathering komunitas memiliki tradisi yang secara tidak langsung ‘mengikat’ para anggotanya. Ya, mereka menggunakan arisan sebagai alat penyatu komunitas. Diharapkan kohesivitas komunitas ini akan selalu terjaga melalui partisipasi tiap anggota dalam arisan. Ketua komunitas ini mengatakan, siapa pun yang berminat untuk bergabung dengan komunitas ini, selain harus memiliki online shop, ia harus aktif berpartisipasi melalui acara arisan komunitas. Ketua komunitas ini mengasumsikan bahwa seseorang tidak akan melewatkan acara arisan jika ia belum tuntas menyelesaikan hitungan uang arisan.
Arisan komunitas ini bersifat wajib bagi para anggota. Masing-masing online seller harus membayar Rp 25.000,00 di setiap arisan. Bahkan jika ia tidak dapat menghadiri arisan komunitas, ia harus mentransfer uang setoran arisan kepada bendahara untuk kemudian diakumulasikan sang bendahara. Bagi anggota komunitas yang memenangkan undian arisan, ia berhak menentukan tempat untuk community gathering selanjutnya. Biasanya, komunitas ini mengadakan community gathering di restoran-restoran dan kafe-kafe yang ada di wilayah Yogyakarta. Bisa dikatakan anggota-anggota komunitas ini bergolongan SES A dan B, mengingat lokasi gathering yang digunakan.
Komunitas ini bisa dibilang jarang mengadakan acara untuk menguatkan hubungan antaranggota komunitas selain acara arisan. Ketua komunitas ini mengatakan, dalam waktu dekat ia akan berdiskusi dengan anggota komunitas yang lain untuk melakukan sesi foto bersama, piknik, dan nonton bareng. Ketua komunitas ini mengatakan bahwa mengkoordinasi semua anggota komunitas bukanlah hal mudah. Hal ini mengingat jadwal masing-masing yang kadang tidak memberikan kesempatan untuk bisa beraktivitas bersama.
Komunitas dan Media
Facebook. Situs jejaring sosial ini menginspirasi banyak orang untuk mendirikan online shop karena pengorganisasiannya yang mudah. Para online seller hanya perlu meng-upload foto barang-barang yang mereka jual sekaligus deskripsi harganya, lalu mencantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi serta nomor rekening bank untuk memudahkan pembayaran transaksi. Komunitas Online Shop Yogyakarta hingga saat ini masih menjadikan internet –terlebih Facebook- sebagai media sentral yang membantu keberlangsungan usaha mereka. Online shop sendiri menjadi sebuah solusi bagi mereka yang ingin menggeluti usaha jual-beli barang, tetapi tidak memiliki tempat atau tidak memiliki dana untuk menyewa tempat usaha. Kita tahu bahwa mendirikan bangunan sebagai tempat usaha memerlukan biaya yang tidak murah, belum lagi untuk penataan dekorasi serta atribut etalase dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saat ini kita lihat banyak berkembang online shop yang bisa dengan mudah di-manage oleh pemiliknya.
Ketika diminta pendapat mengenai isu pemboikotan Facebook, ketua komunitas ini merasa khawatir dengan keberadaan online shop yang selama ini telah didirikan. Ia memiliki alternatif solusi untuk memindahkan semua transaksi ke dalam website resmi Komunitas Online Shop jika pemboikotan Facebook terjadi dan pada akhirnya Facebook ditutup. Akan tetapi, ia merasa sedikit pesimis dengan keberhasilan online shop jika dialihkan ke dalam website resmi. Menurutnya, kaskus.us dapat menjadi kompetitor yang kuat mengingat kaskus.us telah menjadi situs populer yang berisi banyak informasi, termasuk informasi jual-beli terkini.
Membicarakan media komunitas, sang ketua komunitas menjawab saat ini belum terpikir untuk membuat media komunitas. Hal ini dikarenakan manajemen media yang rumit serta personel yang kurang handal untuk mengelola sebuah media komunitas. Beberapa anggota komunitas memang ada yang memiliki blog tersendiri, tapi blog-blog ini hanya terbatas pada masing-masing online shop dan bukan pada keseluruhan anggota komunitas.
Selain pemanfaatan internet, komunitas ini juga tetap memanfaatkan media telepon genggam untuk memperlancar arus komunikasi di antara anggota komunitas, serta dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Biasanya, mereka mencantumkan nomor telepon genggam dalam webpage mereka masing-masing.
Komunitas dan Event
Komunitas Online Shop Yogyakarta dalam perjalanannya, memiliki keinginan untuk secara rutin menggelar sebuah event bertajuk Garage Sale. Acara ini pertama kali diselenggarakan pada bulan Mei 2010 dan terbilang sukses mengingat banyak orang yang tertarik dan datang, sekaligus melakukan transaksi jual-beli di tempat. Acara ini selain untuk “mensejahterakan” anggota komunitas karena dapat menjual barang dagangan masing-masing, juga menjadi sebuah event untuk mempromosikan komunitas, menunjukkan kepada masyarakat kalau komunitas ini ada, eksis, dan terpercaya. Acara ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota komunitas karena sebagian besar anggota komunitas berpartisipasi dalam acara ini.
Kaum Muda, Online Shop, dan Budaya Populer
The Internet is no longer a niche technology – it is mass media and an utterly integral part of modern life. As our lives become more fractured and cluttered, it isn’t surprising that consumers turn to the unrivalled convenience of the Internet when it comes to researching and buying products.
Jonathan Carson, President, International, Nielsen Online
Perkembangan teknologi khususnya internet telah mencipatakan satu budaya baru di kalangan anak muda. Sebut saja situs jejaring sosial hingga online shop yang saat ini sedang mewabah di kalangan anak muda Indonesia. Keberadaan situs-situs internet pun digunakan dengan beragam alasan. Jika biasanya sebuah media diakses atas dasar kebutuhan informasi, saat ini bisa dikatakan media juga bisa digunakan sebagai sarana eksistensi dan aktualisasi diri. Inilah sisi lain dari pemanfaatan teknologi terkait dengan kebutuhan psikis manusia.
Dewasa ini fenomena online shop tak lagi menjadi sesuatu yang heboh dan baru. Online shopping di beberapa negara bahkan seakan menjadi gaya hidup masyarakat. Survey The Nielsen Company yang meneliti masyarakat online di Eropa, Amerika Utara, Asia Pasifik, dan Timur Tengah, menunjukkan bahwa lebih dari 85% populasi masyarakat telah menggunakan internet sebagai media transaksi jual-beli. Mereka menentukan online shop yang mereka anggap berkualitas pelayanannya dari first impression atas sebuah online shop dan ketika pelayanannya sesuai dengan harapan mereka, mereka –sebanyak 43%- cenderung bersikap loyal atas sebuah online shop. Dasar penentuan yang lain adalah pencarian informasi sebanyak-banyaknya melalui search engine (37%) dan melalui rekomendasi personal oleh teman atau keluarga (32%).[1]
Penelitian lain menyebutkan bahwa online shopping lebih dari sekadar pertukaran barang dengan uang bagi anak muda. Online shopping juga menjadi lambang identitas anak muda. Berikut pernyataan mengenai daya tarik online shopping bagi anak muda:[2]
“The teenagers wanted to buy online because everyone likes receiving stuff in the post, particularly when you’re young, you love things that are addressed for you or you just love the ability to actually not play like an adult but be treated as an adult and part of this is being able to do what adults do on the Internet, […] to be able to buy and I think that teenagers are much more likely to buy on the Internet than older people who see it as a bit suspicious and ‘What is this’, ‘How is this working’[…] These kids have grown up with the Internet, trust computers implicitly, are also earning a hell lot of money. Nowadays they all ’ve got Saturday jobs, evening jobs and they wanna be able to use it in the most technological way possible. “
Dari perspektif komunitas, online shop selain menjadi sarana mendapatkan penghasilan bagi kaum muda, online shop juga menjadi media sosialisasi dengan rekan sepermainan. Selain mendapatkan informasi aktual dan terkini mengenai bidang usaha yang sama, mereka juga mendapatkan sarana aktualisasi dalam rangka meraih eksistensi diri. Eksistensi diri ini dapat dilihat dari lingkungan rekan satu komunitas hingga masyarakat secara luas.
[1] A Global Nielsen Consumer Report: Trends in Online Shopping, 2008. Terarsip dalam http://th.nielsen.com/site/documents/GlobalOnlineShoppingReportFeb08.pdf/
[2]Magdalena Bober, 2001. Can the Internet Replace the Mall? How E-commerce Affects the Shopping Experience for Young People. Terarsip dalam http://www.tiri.mmu.ac.uk/students/mb/shopping-paper.doc/
*semoga bermanfaat. jangan lupa cantumkan sumber di daftar pustaka dan footnote jika mengutip. say no to plagiarisme…thanks
Sep 02, 2010 @ 20:51:43
Salam buat semuanya, semoga semakin jaya. Saya ingin sekali bergabung di komunitas ini tap belum punya toko onlin, buatnya saja belum cukup saat diantaranya belum punya rekening bank. Gimana ya.
Matur suwun
Oct 06, 2010 @ 17:42:44
bisa langsung hub. di facebook kak
banyak yg bisa ditanyain
sukses selalu…=DDD
Oct 16, 2010 @ 16:41:04
gmn ya mbak biar bisa gabung ikutan milis ini?
Oct 16, 2010 @ 18:44:57
kak happy sebenernya komunitas ini bukan milis
anggota komunitas ini biasanya ada waktu khusus buat ngumpul, ketemu langsung gitu
kalo mau gabung, bisa hubungi ema di http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=1273722599
=DDD
Oct 27, 2010 @ 11:21:11
hai, kami dari indobazzar ingin mengundang para pemilik online shop maupun grup online shop untuk ikut bergabung meramaikan forum tentang online shop dan kegiatan yg berhubungan dengan jual beli online. Disana para supplier dan reseller dapat melakukan transaksi, bertukar pikiran tentang bisnisnya, dll.
indobazzar
Dec 02, 2010 @ 10:58:50
saya ninis mahasiswi UIN jogja fakultas ilmu komunikasi konsentrasi advertising semester 7 pengen penelitian tentang strategi promosinya online shop… apakah saya bisa melakukan penelitian di online shop jogja??? apakah saya bisa minta alamat pusat online shop di jogja?? makasih
Dec 02, 2010 @ 21:04:03
alamat resminya setahu saya ngga ada kak
tapi kalo link koordinator online shop Jogja, saya punya…
http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=1273722599
silahkan dihubungi, semoga bermanfaat
=)
Apr 12, 2011 @ 12:59:03
Salam buat semuanya,,kalo mau gabung gimana caranya? .. thnx
Apr 12, 2011 @ 17:57:13
gabung di komunitas online jogja?
bisa hubungi ema lewat facebook kak…
http://www.facebook.com/profile.php?id=1273722599
hope it helps….^^
Mar 18, 2012 @ 14:43:30
sis di Jogya,
Wahana telah buka perwakilan di Jl. Kaliurang KM 7 N0.30 Colombo ( 50 m Utara Pasar Colombo)
Telp 0274- 8576688